GoBiz logo Daftar Login

Pusat Pengetahuan

6 Tips Jitu Atasi Usaha Sepi Biar Ramai Pelanggan Lagi

6 Tips Jitu Atasi Usaha Sepi Biar Ramai Pelanggan Lagi – Sudah mencoba semua tips usaha, tetapi pembeli masih sedikit? Kenyataannya, Anda harus siap bersaing dengan sesama pengusaha untuk menggaet pelanggan setia. 

Belum lagi urusan modal jualan yang kerap membuat kening berkerut akibat pendapatan yang menurun. Mustahil bisa menikmati keuntungan jika pendapatan turun dan modal pun menipis.

Jika Anda mengalami situasi di atas, Anda tidak sendirian. Banyak pelaku usaha mengalami masalah serupa. Terlebih lagi situasi pandemi yang mengguncang dunia membuat sebagian besar usaha terpaksa ditutup.

Namun, situasi pelik itu masih bisa Anda atasi. Ada banyak kemungkinan yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi usaha sepi biar ramai pelanggan lagi.

Baca Juga: Definisi dan Dampak Cashless Society bagi Pemilik Usaha 


Mengapa Usaha Anda Sepi Pembeli?

Cara menarik pelanggan kembali ke toko Anda - usaha sepi biar ramai pelanggan

Pertanyaannya sekarang, mengapa usaha Anda sepi pembeli? Penyebabnya bisa beberapa hal. 

1. Kesulitan Memelihara Kualitas Produk dengan Konsisten

Dalam ranah usaha kuliner misalnya, rasa dan penampilan penting untuk menarik pelanggan setia. Namun, Anda justru sulit menjaga kualitas secara konsisten. 

Rasa hari ini dan kemarin sedikit berbeda, atau tampilan yang disajikan belum memenuhi standar sehingga pelanggan tidak puas dengan produk Anda.

2. Produk Kurang Kompetitif

Bisa saja produk Anda kurang kompetitif dibandingkan produk serupa. Padahal, persaingan dalam usaha adalah hal biasa sehingga Anda harus selalu berinovasi mengembangkan produk terbaik sesuai target pelanggan.

3. Pelayanan Belum Maksimal

Anda bukan sekadar menjual barang, tetapi juga melayani pelanggan. Tak sedikit pelanggan yang memutuskan tidak jadi membeli barang karena mendapat pelayanan kurang memuaskan.

4. Belum Beradaptasi ke Perkembangan Teknologi Terbaru

Cermati lagi, jangan-jangan Anda masih mempraktikkan cara konvensional dalam berjualan. Mulai dari tidak melayani pembelian online hingga pilihan pembayaran secara tunai saja bisa jadi salah satu alasan mengapa usaha Anda sepi pembeli. 


Coba 6 Tips Jitu Mengatasi Usaha Sepi Biar Ramai Pelanggan Lagi

usaha sepi biar ramai pelanggan

Jika dibiarkan berlarut-larut, usaha Anda bisa benar-benar gulung tikar. Lantas, langkah apa yang bisa Anda ambil untuk mengatasi situasi tersebut? Lakukan 6 tips atasi usaha sepi biar ramai pelanggan lagi.

1. Evaluasi performa penjualan Anda

Cermati hasil penjualan Anda, mana item, produk, atau menu yang lebih banyak dibeli dan mana yang kurang diminati pembeli. Dari sini Anda bisa mengatur strategi promosi.

Misalnya, memberlakukan harga diskon untuk item yang jarang dibeli, atau menawarkan promo beli 1 gratis 1 supaya barang cepat laku terjual.

2. Tawarkan Diskon dan Harga Promo untuk Pelanggan Baru

Siapa yang tidak tergiur oleh diskon dan harga promo? Tips atasi usaha sepi biar ramai pelanggan lagi ini bisa Anda coba untuk menarik pelanggan baru datang ke toko.

Pelanggan selalu mencari nilai dan penawaran terbaik. Anda bisa memikat mereka dengan penawaran diskon perkenalan atau promo spesial, misalnya beli 2 dapat 1. 

Cara demikian cukup efektif untuk memperkenalkan usaha Anda pada pelanggan baru. Anggap saja ini sebagai upaya mengubah kebiasaan belanja mereka untuk beralih ke usaha Anda.

Setelah itu, pelajari dan telusuri penawaran mana yang mereka ambil. Trik tersebut bagus untuk menilai seberapa efektif program diskon dan harga promo, sekaligus mempersiapkan strategi pemasaran lain di masa mendatang.

Baca juga: Cara Tingkatkan Transaksi Penjualan Usaha dengan GoPay

3. Kontak Kembali Pelanggan Setia Anda

Telusuri lagi daftar pelanggan lama Anda. Lalu, kontak mereka yang sudah pernah berbelanja, tetapi belum melakukan pembelian lagi dalam beberapa waktu terakhir. 

Anda bisa menjadwalkan secara rutin kegiatan mengontak pelanggan setia ini lewat email atau WhatsApp. Contoh, lakukan per dua bulan atau tiga bulan sekali. 

Pilih pelanggan yang Anda lihat belum membeli apa pun selama enam bulan terakhir. Hubungi mereka lewat beberapa media, seperti pesan singkat atau email.

Tulis pesan bahwa Anda merindukan mereka kembali berbelanja. Jangan ragu untuk menawarkan beberapa promosi menarik yang bisa mereka nikmati pada pembelian berikutnya.

Baca Juga: 7 Fungsi Laporan Keuangan untuk Usaha Anda

4. Tingkatkan Pelayanan Anda

Evaluasi kembali bagaimana pelayanan Anda selama ini. Apakah solusi yang diberikan benar-benar telah sesuai dengan kebutuhan pelanggan atau masih seadanya saja?

Refleksikan juga bagaimana cara berkomunikasi Anda dengan pelanggan. Sekalipun interaksi dilakukan secara online, tetap ada etika berbisnis yang harus dipatuhi.

Informatif dan proaktif jadi kunci. Contoh, sediakan signage aneka pembayaran yang diterima di outlet usaha. Begitu pun saat melayani pembeli online, lakukan konfirmasi ulang jika ada pesanan pelanggan yang belum jelas.

Standar pelayanan dalam menjalankan usaha harus konsisten, baik hari ini, esok hari, dan setiap saat. Dengan menjaga konsistensi pelayanan, pelanggan setia akan selalu kembali berbelanja di tempat Anda. Bahkan, mereka tak segan mempromosikan usaha Anda kepada relasinya.  

5. Aktif Promosi Secara Online 

Adakah cara lain untuk atasi usaha sepi biar ramai pelanggan lagi? Ya, melakukan pencarian secara online jadi upaya pertama yang dilakukan pelanggan masa kini saat ingin membeli suatu produk. Maka, siapkan website atau akun media sosial supaya mereka bisa menemukan Anda.

Lalu, bangun website dan media sosial tersebut agar menarik, informatif, dan bisa mempromosikan produk atau layanan Anda. Bukan sekadar memajang produk semata, tetapi juga aktif berinteraksi dengan pengunjung.

Membuat suatu challenge boleh Anda coba untuk menggaet lebih banyak pelanggan. Buat tantangan terkait produk dan berikan hadiah menarik bagi pemenang, seperti cashback, produk gratis, atau diskon tertentu.

Cantumkan juga syarat untuk mengikuti akun media sosial Anda atau membantu promosi tantangan tersebut lewat share link. Jadi, usaha Anda bisa lebih dikenal orang. 

Baca juga: 9 Keuntungan Membuat Promo GoPay untuk Usaha

6. Berinovasi dalam Segala Aspek Pelayanan

Mengikuti tren itu perlu lho. Amati apa yang pelanggan sukai dan apa yang bisa Anda lakukan untuk memenuhi keinginan mereka. 

Langkah ini menjaga usaha Anda selalu bergerak dinamis karena menjawab kebutuhan pasar. Maka, mengikuti perkembangan teknologi jadi suatu kewajiban pelaku usaha masa kini.

Ya, teknologi ada untuk membantu usaha Anda lebih berkembang dan bisa bertahan di tengah kompetisi ketat. Berkat kecanggihan teknologi pula, semakin banyak orang merasakan mudahnya sistem pembayaran nontunai. 

Berdasarkan studi Visa Consumer Payment Attitudes, pandemi mengubah cara orang Indonesia berbelanja. Sekitar 6 dari 10 orang Indonesia jarang membawa uang tunai dalam jumlah banyak. Bahkan, 63% konsumen Indonesia nyaris tidak pernah membayar belanjaan mereka dengan uang tunai.

Sementara itu, sampai April 2021 saja, BI menyebutkan nilai transaksi Uang Elektronik atau UE tumbuh sebesar 30,17% dibandingkan tahun sebelumnya, yaitu menjadi Rp22,8 triliun. Tentu angka ini akan terus meningkat.

Menyikapi tren tersebut, salah satu inovasi yang bisa Anda coba adalah menggunakan berbagai layanan GoBiz. Aplikasi serba bisa ini mendukung pelaku usaha untuk menjangkau usaha lewat layanan pesan antar GoFood, mempermudah transaksi lewat pembayaran nontunai GoPay, atau meringankan beban untuk rekapitulasi penjualan lewat GoKasir. 

Jika Anda sudah menikmati manfaat GoBiz, jangan lupa untuk menggunakan GoBiz PLUS, perangkat kasir pelengkap aplikasi GoBiz yang bisa digunakan untuk mencetak struk dan menerima pembayaran kartu debit/kredit, ya.

Dengan menyediakan beragam jenis metode pembayaran, Anda bisa membuat pelanggan makin loyal dengan usaha Anda, lho!

Demikian 6 tips jitu atasi usaha sepi biar ramai pelanggan lagi. Kini, Anda bisa jangkau lebih banyak pembeli dan buat mereka jadi pelanggan setia dengan GoBiz PLUS lewat fitur menariknya!

Yuk, cari tahu lebih lanjut soal GoBiz PLUS dan coba sekarang!

Apakah artikel ini bermanfaat?

Read more about:

Artikel Terkait

Pelaku Usaha Kuliner Wajib Gunakan Bahan Dasar Makanan yang Aman dan Berkualitas, Bagi yang Melanggar Ada Hukumannya!

Memastikan keamanan bahan makanan (food safety) merupakan salah satu kunci dalam meraih selengkapnya

Tips Menjadi UMKM yang Cakap Digital dan Paham Pelindungan Data Pribadi

Halo, teman-teman Mitra Usaha! Kalian tau gak sih, angka jumlah pengguna internet di selengkapnya