GoBiz logo Daftar Login

Pusat Pengetahuan

7 Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membuka Cabang Usaha

7 Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membuka Cabang Usaha – Ketika bisnis berkembang dengan baik, tiap pengusaha tentu memikirkan opsi untuk membuka cabang usaha yang baru. Tujuannya supaya dapat melayani konsumen yang semakin bertambah jumlahnya.

Namun, mengelola satu cabang usaha berbeda dengan mengelola beberapa cabang usaha. Meskipun potensi keuntungan yang akan didapatkan lebih besar, risiko dan tanggung jawab yang harus dipikul pun tidak kecil.

Karena itu, sebelum memutuskan untuk membuka cabang usaha baru, ada beberapa hal penting yang perlu Anda perhatikan. Apa saja?Berikut di antaranya.

Baca Juga: 9 Cara Memulai Usaha Kuliner dari Awal


7 Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membuka Cabang Usaha

Analisis peluang usaha - contoh company profile

1. Memiliki tujuan yang jelas

Saat membuka cabang baru, Anda harus memiliki sebuah tujuan yang ingin dicapai. Hal ini perlu diperjelas sedari awal agar strategi yang digunakan pun lebih tepat.

Ada setidaknya dua tujuan buka cabang di tempat baru. Pertama, memenuhi permintaan pelanggan yang semakin banyak. Kedua, untuk menembus pasar yang baru.

Jika tujuan Anda untuk memenuhi permintaan, hal ini tentu harus didukung oleh konsistensi kualitas produk. Jadi, pelanggan tetap mendapat kepuasan meskipun mereka membeli di lokasi yang berbeda.

Namun, jika ingin menembus pasar yang baru, persiapkan strategi dan inovasi baru yang lebih menarik perhatian pelanggan. Cara ini akan membuat bisnis Anda makin dicari.

2. Pastikan usaha utama berjalan lancar

Jangan tergiur untuk melakukan ekspansi ke tempat baru jika pada faktanya usaha utama Anda masih belum stabil. Pasalnya, membuka cabang usaha membutuhkan perhatian yang besar.

Jika usaha utama ternyata masih dalam tahap pengembangan, buka cabang bisa dibilang bukan merupakan keputusan yang tepat. Risikonya, Anda mungkin akan mengalami kewalahan saat harus mengurus keduanya.

Nah, salah satu tanda kesiapan untuk membuka cabang usaha baru adalah tidak perlu melakukan pemantauan setiap hari terhadap usaha utama. Hal ini akan Anda memiliki lebih banyak waktu untuk fokus mengurus cabang baru.

3. Memiliki modal yang memadai

Seperti halnya memulai usaha baru, Anda juga membutuhkan modal untuk buka cabang di tempat yang berbeda. Ada berbagai biaya yang dibutuhkan, misalnya sewa tempat, gaji karyawan, dan dana kegiatan operasional.

Modal dapat berasal dari hasil keuntungan yang diperoleh saat menjalankan usaha utama. Selama jangka waktu tertentu, Anda dapat mengalokasikan sejumlah anggaran untuk mempersiapkan pembukaan cabang baru.

Opsi lain adalah mencari investor yang bersedia diajak bekerja sama untuk mengembangkan bisnis tersebut. Pada intinya, rencana buka cabang tidak boleh mengganggu kondisi keuangan usaha utama. 

4. Telah melakukan riset pasar

Dapat membuka cabang usaha baru dianggap merupakan suatu tanda kesuksesan bisnis. Namun, hal ini tidak perlu dilakukan secara terburu-buru apalagi jika segala hal yang diperlukan belum siap.

Salah satu yang harus dilakukan sebelumnya adalah riset potensi pasar, khususnya terhadap lokasi baru yang akan ditempati. Ada berbagai faktor yang berpengaruh, misalnya akses yang mudah dan kesesuaian target pasar.

Meskipun sewanya terjangkau, jika lokasi usaha baru tersebut tidak strategis untuk usaha Anda, jangan memaksakan diri. Hal ini justru dapat berdampak pada keberhasilan cabang baru.

5. Didukung SDM yang kompeten

Siapa orang yang akan Anda percayai untuk mengelola cabang usaha yang baru? Sebagian pengusaha memilih karyawan lama yang telah berpengalaman, ada pula yang merekrut karyawan baru.

Memiliki pengalaman yang lebih banyak, karyawan lama akan sangat mudah menyesuaikan diri dengan ritme kerja meskipun di tempat baru. Namun, tak sedikit pula karyawan baru yang mudah belajar asal memperoleh kesempatan.

Hal ini harus Anda pertimbangkan dengan matang supaya kegiatan operasional di cabang usaha baru dapat berjalan dengan optimal. Di sisi lain, cabang utama tidak terganggu karena ditinggalkan karyawan yang andal.

6. Melakukan promosi yang efektif

Anda tentu berharap cabang usaha baru sukses seperti usaha utama. Nah, agar hal ini tercapai, berikan dukungan yang seharusnya, terutama dari segi strategi promosi.

Cara sederhana yang bisa dilakukan adalah memberi informasi kepada pelanggan mengenai pembukaan cabang baru. Anda bisa meminta karyawan menyampaikannya secara lisan atau memanfaatkan banner pemberitahuan.

Baca juga: 14 Cara Mempromosikan Produk dengan Efektif

Bukan hanya itu, media sosial juga dapat menjadi media promosi yang sangat efektif. Melalui akun yang dimiliki, sampaikan informasi mengenai cabang baru  yang bisa didatangi oleh para pelanggan.

7. Kelola keuangan usaha dengan cermat

Faktor yang sangat krusial dalam melakukan ekspansi usaha adalah segi pengelolaan keuangan. Pemilik usaha harus mampu mengelola keuangan di mana alokasi pendapatan dan pengeluaran harus distrategikan dengan baik.

Namun, karena keterbatasan waktu, soal keuangan, termasuk pemasukan transaksi dari pelanggan membutuhkan waktu ekstra untuk dikelola. Terlebih lagi jika Anda harus memikirkan strategi lainnya untuk mengembangkan usaha.

Hal ini dapat diminimalisir dengan menyediakan layanan pembayaran nontunai di outlet-outlet Anda. Dari segi keamanan, Anda tak perlu lagi menyimpan cash dalam jumlah banyak karena risiko kehilangan lebih tinggi.

GoPay sebagai penyedia layanan dompet digital di Indonesia menawarkan kemudahan ini. Dengan menggunakan GoPay yang dapat diakses pemilik usaha lewat aplikasi GoBiz, segala jenis pembayaran dapat terekam secara digital.

Laporan harian pun bisa diakses secara langsung atau real-time. Notifikasi pembayaran juga memudahkan Anda saat pembayaran berhasil dilakukan. Tak hanya itu, dengan menyediakan QRIS GoPay melalui aplikasi GoBiz, Anda mampu menerima segala jenis pembayaran dompet digital pada outlet Anda, lho! Selain itu Anda dapat memanfaatkan ragam promo menarik untuk pelanggan Anda saat melakukan pembayaran menggunakan e-wallet melalui fitur Rekomendasi Promo GoPay.

Inilah 7 hal yang perlu diperhatikan sebelum membuka cabang usaha baru. Dengan memenuhi hal-hal ini, rencana pembukaan cabang baru dapat berjalan sukses! Bagaimana, sudah tidak sabar untuk membuka cabang selanjutnya?

Jangan lupa untuk perhatikan hal terkecil dari operasional usaha, seperti urusan pembayaran agar semuanya lancar, ya!

Bagi Anda yang baru ingin daftar GoPay untuk usaha atau bahkan sudah daftar dan ingin mencoba promo-promonya, yuk klik tombol di bawah ini.

Apakah artikel ini bermanfaat?

Read more about:

Artikel Terkait

Cara Mudah Cek Penerima BPUM BRI 2021

Cara Mudah Cek Penerima BPUM BRI 2021 – Selama pandemi, ada banyak sekali pengusaha selengkapnya

Analisis Laporan Keuangan: Tujuan, Manfaat, dan Metode

Analisis Laporan Keuangan: Tujuan, Manfaat, dan Metode – Bagi seorang pengusaha, selengkapnya