GoBiz logo Daftar Login

Pusat Pengetahuan

Biaya Produksi adalah: Penjelasan dan Cara Gampang Menghitungnya

Modal usaha perlu Anda putar terus agar bisnis dapat berkembang. Untuk itu, Anda memerlukan perencanaan keuangan yang matang agar modal tidak terbuang percuma. Salah satu bagian dari perencanaan keuangan adalah biaya produksi.

Biaya produksi adalah salah satu komponen perencanaan usaha, meliputi ongkos yang dikeluarkan oleh perusahaan selama proses produksi atau pengelolaan dengan tujuan menciptakan produk yang siap Anda jual. Memahami penyusunan ongkos produksi tidak hanya membantu usaha Anda lebih matang dalam segi keuangan, tetapi juga perencanaan pengembangan produk.

Pada dasarnya, ongkos produksi memuat tiga unsur, antara lain bahan baku, tenaga kerja langsung, dan overhead pabrik. Ongkos produksi sewajarnya akan dibebankan kepada perusahaan. Biaya ini nantinya menjadi acuan untuk menentukan harga produk per unit sehingga perusahaan dapat dengan mudah menentukan keuntungan tanpa kehilangan modal.

Baca Juga: Cara Hitung HPP dan Cara Menetapkan Harga Jual ala Mentor KOMPAG


Hal yang Harus Anda Perhatikan Saat Menghitung Biaya Produksi

budget adalah - biaya produksi adalah
(Image Source: Freepik)

Cara menghitung biaya produksi tidak hanya tentang jumlah bahan dan ongkos yang Anda keluarkan hingga produk siap dipasarkan. Berikut ini adalah sejumlah hal yang penting diperhatikan saat menghitung ongkos produksi. 

1. Tentukan metode biaya produksi

Ada dua metode besar mengenai biaya produksi, yakni full costing dan variable costing. Full costing adalah teori perhitungan biaya produksi yang menjumlahkan seluruh ongkos yang timbul akibat proses produksi dan menjadikannya sebagai indikator penting dalam menghitung total ongkos utama. Di sisi lain, variable costing memiliki peluang untuk terus berubah mengikuti volume kegiatan usaha dengan tujuan untuk memperhitungkan kuantitas output dan volume produksi.

Pada dasarnya, perhitungan ongkos produksi dipengaruhi oleh banyak faktor. Namun, untuk menentukan metode mana yang paling sesuai dengan produk yang diproduksi, umumnya pebisnis akan melihat bagaimana bahan baku utama didapatkan. Harapannya, biaya produksi ini dapat sesuai dengan kebiasaan pelanggan.

Baca Juga: 15 Faktor Keberhasilan dan Kegagalan Wirausaha, Sudah Tahu?

2. Susun pembelian bahan baku

Ongkos produksi selalu memperhitungkan ongkos yang digunakan untuk setiap pembelian bahan baku. Karenanya, buatlah daftar seluruh bahan baku yang sudah dibeli serta harga per satuan. Kemudian, jumlahkan biaya yang dibutuhkan untuk pembelian setiap bahan.

Setelah selesai, buatlah juga daftar mengenai bahan baku yang telah dipakai serta sisa bahan baku awal sebelum belanja bahan baku. Jumlahkan sisa awal bahan baku awal serta pembelian bahan baku, lalu kurangkan dengan sisa akhir bahan baku pada bulan yang sama. Dengan kata lain, rumus ongkos produksi dapat dihitung menggunakan rumus sebagai berikut:

“Sisa awal bahan baku + pembelian buku baru – sisa akhir bahan baku =  Biaya bahan baku yang telah digunakan”

3. Hitung biaya overhead

Ongkos overhead adalah ongkos lain yang berkaitan langsung dengan proses produksi, tetapi di luar pengeluaran untuk bahan baku dan tenaga kerja langsung. Overhead cost biasanya muncul sebagai biaya bahan tambahan, proses pengawasan produksi, hingga pajak perusahaan.

4. Jumlahkan biaya pengeluaran

Apakah ada ongkos yang Anda keluarkan selama proses produksi selain bahan baku dan SDM? Bila iya, maka buatlah daftar biaya lain yang tidak termasuk dalam rancangan keuangan. Jumlahkan total ongkos bahan baku, sumber daya manusia, dan ongkos overhead produksi. Singkatnya, bisa Anda simak rumus berikut:

“Total Biaya Produksi = Total Biaya Bahan Baku + Total Biaya Sumber Daya Manusia + Total Biaya Overhead Produksi”

Baca Juga: Format Laporan Keuangan: Komponen Penting dan Cara Membuatnya

5. Tetapkan harga pokok

Langkah terakhir dalam menentukan biaya produksi adalah menetapkan harga pokok. Harga pokok produksi bukanlah harga akhir atau harga yang akan Anda berikan untuk setiap produk ke pasaran, tetapi harga dasar dari produk tersebut. Perhitungan harga pokok produksi dapat Anda pelajari dalam rumus berikut:

“Harga Pokok Produksi (HPP) = (Total Biaya Produksi + Sisa Awal Stok Barang saat proses produksi – Sisa Akhir Stok Barang Saat Proses Produksi) : kuantitas produk saat itu”


Cara Menghitung Biaya Produksi

Cara menghitung harga jual - biaya produksi adalah
(Image Source: Freepik)

Ada empat tahap dalam menghitung ongkos produksi. Tahap pertama adalah menghitung bahan baku yang digunakan dengan menghitung saldo awal bahan baku dan pembelian bahan baku, kemudian dikurang saldo akhir bahan baku.

Selanjutnya adalah menghitung total production cost atau ongkos produksi yang menjumlahkan pengeluaran bahan baku, tenaga kerja langsung, dan overhead produksi. Total ongkos produksi kemudian yang menjadi kunci untuk menentukan harga pokok produksi di tahap ke-4. HPP nantinya akan dibagi total dengan unit produk. 


Kini, Anda telah paham bahwa biaya produksi adalah salah satu aspek paling krusial dalam menciptakan perencanaan finansial bisnis yang akurat. Dengan finansial bisnis yang terkelola baik, usaha Anda pun bisa terus berkembang.

Lagi pula, siapa, sih, pebisnis yang tidak ingin mengembangkan usaha mereka? Bersama GoBiz, yuk, kembangkan bisnis Anda ke tingkatan selanjutnya! GoBiz adalah super app yang dibuat untuk mendukung usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) supaya dapat secara berdikari mengembangkan bisnis mereka di dunia persaingan pasar. Cara daftar GoBiz juga tidak sulit karena aplikasi akan membantu Anda menyelesaikan proses registrasi. Yuk, gabung sekarang!

aplikasi UMKM

Apakah artikel ini bermanfaat?

Read more about:

Artikel Terkait

Pelaku Usaha Kuliner Wajib Gunakan Bahan Dasar Makanan yang Aman dan Berkualitas, Bagi yang Melanggar Ada Hukumannya!

Memastikan keamanan bahan makanan (food safety) merupakan salah satu kunci dalam meraih selengkapnya

Tips Menjadi UMKM yang Cakap Digital dan Paham Pelindungan Data Pribadi

Halo, teman-teman Mitra Usaha! Kalian tau gak sih, angka jumlah pengguna internet di selengkapnya