GoBiz logo Daftar Login

Pusat Pengetahuan

Rumus Menghitung Total Biaya Tetap Usaha Anda, Penting!

Rumus Menghitung Total Biaya Tetap Usaha Anda, Penting! – Dalam berbisnis, ada berbagai pengeluaran yang tentunya harus Anda anggarkan. Sebut saja pengeluaran untuk gaji karyawan, bahan baku, uang sewa, dan lain sebagainya. Pada dasarnya, semua ini harus diklasifikasikan.

Di dalam laporan keuangan usaha, biaya pengeluaran idealnya terbagi ke dalam beberapa kategori, biaya tetap adalah salah satunya. Biaya tetap sangat penting untuk masuk ke dalam laporan keuangan usaha, agar Anda bisa mendapat gambaran yang jelas tentang pengeluaran usaha.

Nah, menghitung biaya tetap membutuhkan rumus tersendiri. Namun, sebelum masuk ke rumus menghitung total biaya tetap, simak dulu apa itu biaya tetap dan apa pentingnya menghitung biaya tetap pada laporan keuangan usaha Anda.

Baca juga: 5 Manfaat Bergabung dengan Komunitas Bisnis 


Apa Itu Biaya Tetap?

rumus menghitung total biaya tetap 003

Biaya tetap, atau bisa juga disebut fixed cost, adalah jenis biaya yang tidak berubah nilainya terlepas dari peningkatan atau penurunan yang dialami usaha. Nilai biaya tetap biasanya sudah ditentukan ketika membuat kontrak atau perjanjian, sehingga nilainya tidak akan berubah sekalipun usaha Anda mengalami kondisi yang berubah-ubah.

Biaya tetap pada setiap usaha tentu berbeda-beda, tergantung dari usaha apa yang dijalankan. Ada yang memiliki biaya tetap tinggi karena perlu sewa tempat untuk menjalankan bisnisnya, ada pula yang tidak membutuhkan sewa tempat sehingga biaya tetap bisa lebih rendah.

Perlu diketahui pula, biaya tetap masih bisa berubah sewaktu-waktu. Namun, tidak akan berubah selama periode kontrak masih berlaku. Misalnya, Anda mengontrak ruko dengan biaya Rp20 juta per tahun untuk jangka waktu tiga tahun. Nah, biaya kontrak hanya bisa berubah setelah kontrak tiga tahun sudah selesai.


Pentingnya Mengetahui Rumus Menghitung Total Biaya Tetap

Pengeluaran untuk biaya tetap bisa dibilang tidak sedikit. Maka dari itu, mengetahui rumus menghitung total biaya tetap sangatlah penting. Hal ini bisa membantu Anda dalam merencanakan usaha ke depannya.

Dengan mengetahui total biaya tetap, Anda akan mendapat gambaran lebih jelas soal uang yang harus Anda keluarkan. Begitu juga dengan efeknya untuk kondisi usaha. Alhasil, Anda pun bisa mengambil keputusan-keputusan penting secara lebih baik dan berdasarkan data.

Hanya saja yang perlu diingat, untuk mengetahui total biaya tetap, Anda juga harus tahu rumus menghitung total biaya tetap.

Baca juga: Nasi Uduk Betawi Surabaya: Kisah Bisnis yang Manis


Jenis-Jenis Biaya Tetap

rumus menghitung total biaya tetap 003

Sebelum membahas rumus menghitung total biaya tetap, penting pula untuk mengetahui jenis-jenis biaya tetap. Berikut ini penjelasannya:

1. Biaya tetap yang jumlahnya telah ditentukan 

Biaya tetap yang telah ditentukan merupakan biaya yang bersifat jangka panjang dan tidak dapat dikurangi secara mendadak. Biasanya, biaya ini berkaitan dengan investasi fasilitas, peralatan, dan struktur organisasi pokok suatu perusahaan.

Contoh biaya tetap yang telah ditentukan adalah pajak bangunan, asuransi, gaji karyawan, dan penyewaan gedung atau peralatan. Biaya ini dikeluarkan untuk menjaga perusahaan tetap beroperasi meski dalam kapasitas minimal.

Di sisi lain, biaya juga harus tetap dikeluarkan walau perusahaan berhenti beroperasi karena sudah ada kontrak atau perjanjian di awal. Untuk itu, pikirkan baik-baik sebelum membuat kontrak karena biaya tetap jenis ini tidak bisa diubah seketika.

2. Biaya tetap kebijakan

Jenis biaya tetap yang kedua adalah biaya tetap kebijakan. Biaya tetap kebijakan adalah biaya yang dihasilkan dari keputusan tahunan manajemen untuk membelanjakan biaya tetap tertentu.

Biaya ini bersifat jangka pendek dan dapat diubah sewaktu-waktu, tergantung pada kondisi usaha. Contoh biaya tetap kebijakan adalah biaya untuk iklan, riset, hubungan masyarakat, program pengembangan manajemen, dan lain sebagainya.

Baca juga: Kisah 10 Pengusaha Sukses yang Memulai Bisnis Mereka dari Nol


Rumus Menghitung Total Biaya Tetap dan Contohnya

rumus menghitung total biaya tetap

Rumus menghitung total biaya tetap tidaklah rumit. Bayangkan Anda memiliki sebuah usaha coffee shop yang beroperasi di sebuah ruko. Kemudian, ikuti berbagai langkah berikut ini untuk menghitung total biaya tetap:

1. Susun daftar biaya pengeluaran usaha Anda

Catat semua biaya pengeluaran dalam usaha Anda berdasarkan periode bulan. Untuk memudahkan, Anda bisa membuat tabel khusus menggunakan Google Sheets atau Ms. Excel.

2. Pisahkan biaya tetap dan biaya variabel

Apabila biaya tetap idealnya tidak bisa berubah, maka biaya variabel adalah biaya yang dapat berubah mengikuti produksi atau penjualan. Untuk usaha coffee shop, berikut contoh pembagian biaya tetap dan variabel dalam periode bulanan:

  • Biaya tetap: Sewa ruko (Rp5 juta), gaji karyawan (10 juta), dan perawatan peralatan (Rp3 juta)
  • Biaya variabel: Bahan baku (Rp8 juta), listrik (Rp5 juta)

3. Rumus menghitung total biaya tetap yang terakhir adalah jumlahkan semuanya dan hitung biaya per unit

Berdasarkan data di atas, total biaya tetap usaha coffee shop Anda adalah:

Rp5 juta + Rp10 juta + Rp3 juta = Rp18 juta

Namun, rumus menghitung total biaya tetap belum berhenti sampai di sini. Anda juga perlu menghitung biaya tetap per unit. Tujuannya untuk memahami bagaimana biaya tetap berhubungan dengan produksi, serta bagaimana nantinya Anda menentukan harga jual yang cocok supaya Anda mendapatkan keuntungan dari usaha. Berikut rumusnya:

Biaya tetap rata-rata = Total biaya tetap / Total unit yang diproduksi

Katakanlah saat ini usaha coffee shop Anda tiap bulannya memproduksi 5.000 gelas es kopi untuk dibeli pelanggan. Sementara itu, total biaya tetapnya adalah Rp18 juta seperti yang dihitung sebelumnya. Maka, biaya tetap rata-ratanya adalah:

Biaya tetap rata-rata = Rp18 juta / 5.000 = Rp3.600

Jadi, untuk setiap gelas es kopi yang Anda buat, Rp3.600 dipakai untuk menutupi biaya tetap. Saat menentukan harga jual nanti, pastikan Anda memasukkan nilai Rp3.600 ini untuk memperhitungkan biaya tetapnya.

Itulah tadi pengertian, tujuan, contoh, serta rumus menghitung total biaya tetap untuk usaha Anda. Bagaimana? Cukup mudah, kan?

Akan lebih mudah lagi menjalankan usaha jika Anda memakai GoBiz PLUS, perangkat pembayaran multifungsi yang bisa mempermudah Anda menerima pembayaran dari pelanggan, terutama pembayaran nontunai.

GoBiz PLUS telah terintegrasi dengan berbagai layanan Gojek, mulai dari GoPay, GoFood, sampai GoKasir. Selain itu, perangkat GoBiz PLUS juga sudah dilengkapi built-in printer untuk mencetak struk. Dengan menggunakan GoBiz PLUS, usaha Anda pun akan semakin lancar dan berkembang. Tertarik?

Apakah artikel ini bermanfaat?

Read more about:

Artikel Terkait

Modal Usaha adalah Fondasi Awal Bisnis. Ini 8 Cara Mendapatkannya

Mendapatkan modal usaha adalah hal penting bagi calon pengusaha. Di tengah keadaan selengkapnya

Indikator Kepuasan Pelanggan, Ada 5 Hal yang Perlu Diketahui

Indikator kepuasan pelanggan adalah ukuran yang digunakan untuk mengetahui puas atau selengkapnya