GoBiz logo Daftar Login

Pusat Pengetahuan

Rahasia Membangun Bisnis Berkelanjutan dari Laudya Cynthia Bella

Memiliki bisnis yang berkelanjutan tentu menjadi impian setiap pelaku bisnis. Pasalnya, saat ini banyak sekali risiko yang bisa mengancam kelangsungan bisnis. Entah itu karena faktor perubahan iklim hingga kondisi sosial ekonomi. Namun, tak jarang juga bisnis tak bertahan lama karena faktor internal atau dari dalam bisnis itu sendiri.

Dalam Konferensi Maju Digital beberapa waktu lalu, Laudya Cynthia Bella selaku founder dari L by LCB membagikan beberapa tips agar bisa membangun bisnis yang berkelanjutan. Seperti apa? Berikut ulasan lengkapnya.

Baca juga: 10 Peluang Bisnis 2022 yang Bikin Usaha Makin Laris Manis


Tentukan Tujuan yang Jelas Agar Bisnis Berkelanjutan 

Menurut Laudya Cynthia Bella, sebuah bisnis yang berkelanjutan pasti memiliki latar belakang dan tujuan yang jelas. Hal ini pun telah diterapkan pada bisnis yang sedang ia kembangkan, L by LCB. Bisnis yang fokus pada fashion muslimah tersebut punya tujuan pasti, yaitu membantu agar semua wanita bisa tetap tampil cantik saat mengenakan hijab.

Mengapa latar belakang dan tujuan bisnis sangat diperlukan? Adanya latar belakang dan tujuan akan membantu Anda mengembangkan bisnis. Adanya tujuan akan mendorong Anda untuk menyusun strategi bisnis yang rinci dan detail. Dengan begitu, tujuan tersebut pun akan tercapai. Jika tidak pun, Anda sudah memiliki rencana cadangan agar bisnis bisa tetap berjalan.

Latar belakang dan tujuan juga akan membantu Anda untuk memperkirakan risiko-risiko yang mungkin timbul pada masa mendatang. Misalnya, Anda memiliki bisnis salad buah dengan tujuan untuk menyediakan camilan sehat setiap saat. Salah satu risikonya adalah kualitas buah yang menurun dengan cepat. Dari situ, Anda bisa menyusun strategi untuk mengatasi masalah tersebut.

Baca Juga: Bisnis Model Canvas adalah Acuan Penting bagi UMKM, Ini 9 Elemennya!


Susun Rencana Produk dengan Detail

Tips berikutnya adalah merencanakan produk dengan detail. Produk-produk dari L by LCB sendiri tidak muncul begitu saja, namun melalui proses yang panjang. Laudya Cynthia Bella menekankan, “Merencanakan dan mengembangkan produk yang akan dipasarkan adalah pondasi awal.”

Artinya, tanpa perencanaan dan pengembangan, produk yang dipasarkan akan kurang memuaskan. Bahkan tidak jarang produk yang dibuat tanpa perencanaan matang tidak bisa menarik banyak calon pembeli. Sebab, produk tersebut tidak mampu menjadi solusi atas permasalahan yang sedang dihadapi calon pembeli.

Untuk itu, sebisa mungkin rencanakan produk Anda dengan detail. Jangan ragu melakukan survei untuk mendapatkan bahan baku terbaik. Jika Anda menggunakan bantuan vendor atau supplier, jalin komunikasi yang efektif untuk mendapatkan layanan terbaik. Intinya, selalu pikirkan masak-masak ide mengenai produk yang akan Anda pasarkan dan jangan terburu-buru mengambil keputusan.

Baca juga: Inspiratif! Ini 7 Contoh Usaha Modal Kecil yang Belum Banyak Pesaing di 2022


Pelajari dan Tunggangi Tren 

bisnis berkelanjutan

Agar produk yang Anda tawarkan selalu relevan, cobalah untuk memahami tren. Cari tahu tren seperti apa yang sedang diminati masyarakat. Namun, perlu diingat, memahami tren bukan berarti Anda harus mengubah keseluruhan produk.

Jadikan tren yang sedang berkembang sebagai bahan evaluasi produk. Katakanlah Anda menjual makanan. Ternyata, saat ini sedang berkembang healthy lifestyle yang menggemari makanan-makanan sehat. Dari situ, Anda bisa memodifikasi produk menjadi lebih sehat agar diminati masyarakat.

Hal ini pun sudah diterapkan pada produk-produk L by LCB. Bella mengungkapkan bahwa di awal kemunculan produk pakaian L by LCB, yaitu L Fashion, warna yang digunakan adalah warna-warna pastel. Tak lama, pelanggan memberi feedback bahwa warna yang dipilih cenderung pucat. Setelah mendengar feedback tersebut, L Fashion kemudian berbenah dan memproduksi pakaian yang sesuai tren dan selera masyarakat.


Cerdas Beradaptasi dan Baca Peluang

Tips berikutnya tak kalah penting dalam membangun bisnis yang berkelanjutan; adaptasi dan kemampuan untuk membaca peluang. Akhir-akhir ini, situasi terus berubah, bahkan kadang sulit untuk diprediksi arah perkembangannya. Lantas, apa yang harus dilakukan untuk menghadapi situasi demikian?

Adaptasi adalah jawabannya. Dengan beradaptasi, maka Anda bisa bertahan dan tidak kalah bersaing. Hindari bersikap terlalu idealis saat menghadapi perubahan situasi. Bersikaplah terbuka dan dengarkan masukan dari berbagai pihak.

Cara tersebut akan membantu Anda untuk mendapatkan sudut pandang lain dalam menghadapi perubahan. Lebih banyak sudut pandang, berarti semakin banyak opsi untuk menyelesaikan masalah yang sedang Anda hadapi.


Buat Strategi Pemasaran dan Maksimalkan Potensi Penjualan

bisnis berkelanjutan

Pemasaran atau marketing juga merupakan poin penting dalam membangun bisnis yang berkelanjutan. Tanpa adanya strategi pemasaran yang baik, maka produk pun akan susah terjual. L by LCB sendiri menerapkan beberapa strategi pemasaran yang terbukti efektif mendatangkan penjualan.

Langkah pertama adalah memanfaatkan media sosial dengan optimal. Media sosial bisa menjadi alat promosi yang efisien jika dikelola dengan baik. Jika punya bujet lebih, Anda bisa bekerja sama dengan influencer yang sesuai.

Langkah kedua adalah menjalin hubungan baik dengan para reseller. L by LCB punya grup komunikasi khusus yang digunakan untuk berdiskusi. Dengan begitu, pemilik bisa mendapatkan insight mengenai penjualan.

Itu dia beberapa tips dari Laudya Cynthia Bella selaku founder L by LCB yang bisa Anda terapkan untuk membangun bisnis berkelanjutan. Anda juga bisa mulai dengan membuat akun toko online di Tokopedia atau menjadi mitra usaha Gojek sebagai langkah awal. Semoga sukses!

Apakah artikel ini bermanfaat?

Read more about:

Artikel Terkait

Pelaku Usaha Kuliner Wajib Gunakan Bahan Dasar Makanan yang Aman dan Berkualitas, Bagi yang Melanggar Ada Hukumannya!

Memastikan keamanan bahan makanan (food safety) merupakan salah satu kunci dalam meraih selengkapnya

Tips Menjadi UMKM yang Cakap Digital dan Paham Pelindungan Data Pribadi

Halo, teman-teman Mitra Usaha! Kalian tau gak sih, angka jumlah pengguna internet di selengkapnya