GoBiz logo Daftar Login

Pusat Pengetahuan

Waroeng Steak & Shake: Siasat Usaha Sukses dengan 87 Cabang

Waroeng Steak & Shake: Siasat Usaha Sukses dengan 87 Cabang – Bagi sebagian orang, nama Waroeng Steak & Shake mungkin terdengar familiar. Bukan hanya karena cita rasanya yang pas di lidah, kedai dengan menu andalan steak ini juga berhasil memfasilitasi masyarakat untuk dapat menikmati hidangan steak dengan harga terjangkau.

“Awalnya, Waroeng Steak & Shake buka itu karena owner kami sebenarnya ingin memberikan fasilitas orang Indonesia ya, terutama pelajar dan mahasiswa, untuk bisa makan steak dengan harga terjangkau. Karena dulu, stigma masyarakat, makan steak itu mahal, mahasiswa nggak akan mampu makan steak,” tutur Darwoto selaku Marketing Manager PT Waroeng Steak Indonesia.

Ketika steak masih dianggap sebagai hidangan mewah dan mahal, usaha kuliner ini justru berinovasi menghadirkan menu steak yang cocok dengan kantong pelajar dan mahasiswa. Tidak heran jika usaha kuliner ini mampu melebarkan sayapnya ke berbagai wilayah di Indonesia.

Nama Waroeng Steak & Shake sendiri sengaja dibuat untuk memberikan kesan terjangkau yang muncul dari kata “warung”. Sementara itu, menu andalan resto ini dibuat dengan tepung agar harganya lebih terjangkau.

Lalu, tantangan apa saja yang harus dihadapi untuk dapat bersaing dan bertahan di dunia kuliner Indonesia? Yuk, simak kisahnya!


Perjalanan dari 5 Meja ke 87 Outlet

tips mengelola modal usaha (1) - uang - finansial

Berawal dari teras kontrakan di Jalan Cendrawasih, Demangan, Yogyakarta, Waroeng Steak dibuka pada tahun 2000 dengan konsep kedai berisi 5 meja untuk kapasitas 20 orang. Sama seperti usaha mikro pada umumnya, Waroeng Steak & Shake juga sempat mengalami kegagalan di awal perintisan usaha. 

“Pernah, sih, dulu nggak dapat omzet sama sekali,” ungkap Darwoto.

Saat itu, tantangan terberat bagi usaha kuliner yang satu ini adalah meyakinkan orang-orang bahwa mereka bisa menikmati menu steak dengan harga murah di resto ini. Selain karena menu steak yang masih dianggap mewah, Waroeng Steak & Shake juga terkesan mahal karena namanya yang bernuansa keinggrisan.

Untuk menyiasatinya, Darwoto pun memasang banner berukuran besar dan mencantumkan menu steak beserta harganya sehingga orang-orang tertarik untuk datang ke outletnya ini.

Selain itu, bisnis kuliner ini uga terus berupaya mengembangkan usahanya dengan cara mempromosikan menu istimewa yang belum pernah ada sebelumnya, yaitu steak pakai nasi.

“Waroeng Steak & Shake itu promotor steak pakai nasi. Orang makan steak pakai nasi itu di Waroeng. Jadi, dulu itu orang makan steak, ya udah cuma daging doang, nggak kenyang gitu, lho. Tapi, ketika makan di Waroeng Steak & Shake, dia bisa kenyang karena bisa pesan steak, terus nambah nasi,” kata Darwoto.

Lebih lanjut, Darwoto juga mengatakan bahwa penjualan terbanyak usahanya ini adalah nasi putih dan chicken double. “Itu bukti bahwa orang Indonesia itu makan pakai nasi, nggak kenyang kalau makan nggak pakai nasi,”  tutur Darwoto sambil tertawa.

Mendapat respon positif dari para pelanggan, Waroeng Steak & Shake terus berinovasi dan beradaptasi agar dapat berkembang pesat hingga akhirnya memiliki 87 cabang yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Baca juga: 7 Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membuka Cabang Usaha

Meski begitu, capaian skala usaha yang tinggi tidak menjadikan usaha ini terbebas dari tantangan. Sama seperti bisnis kuliner pada umumnya, usaha kuliner ini juga sempat mengalami hambatan, termasuk saat Indonesia memasuki masa pandemi COVID-19 pada 2020 lalu.

Pada awal masa pandemi, Waroeng Steak & Shake sempat mengalami penurunan omzet sebesar 80 persen. Namun, hal tersebut berhasil dilalui dengan baik sehingga dalam kurun waktu 6 bulan, Waroeng Steak berhasil membuka 12 cabang baru di beberapa kota.


Manajemen SDM, Kunci Sukses Usaha Waroeng Steak & Shake

Waroeng Steak & Shake

Salah satu kekuatan yang dimiliki bisnis kuliner ini adalah karyawan yang loyal sejak dulu hingga sekarang. Darwoto bahkan mengatakan bahwa loyalitas karyawan merupakan salah satu hal paling membanggakan baginya.

Hal ini tidak lepas dari prinsip untuk membangun sumber daya manusia yang amanah, bertanggung jawab, dan loyal.

Dalam upaya membangun sumber daya manusia yang berkualitas, ia tidak hanya berfokus pada pencapaian finansial, tapi juga spiritual. Untuk itu, Waroeng Steak & Shake membangun spiritual company pada 2009.

Selang satu tahun, usaha ini mencanangkan program Sedekah Nasional dengan menyedekahkan omzet seluruh outlet kepada pihak-pihak yang membutuhkan setiap sebulan sekali. 

Sedekah ini biasanya dialokasikan untuk biaya pendidikan, pengobatan gratis, pembagian sembako untuk kaum dhuafa, dan kegiatan sosial lainnya.

Selain dapat mencapai tujuan finansial bersama-sama, karyawan dan tim manajemen juga dapat mencapai tujuan spiritual agar usaha yang dijalankan tidak hanya mendatangkan keuntungan pribadi, tapi juga mampu memberikan manfaat bagi banyak orang.


Menjawab Tantangan Sekaligus Kebutuhan Pelanggan

Dalam menjalankan usaha, manajemen SDM yang baik saja tidak cukup. Perhatian atas kebutuhan pelanggan juga merupakan poin penting dalam mengembangkan usaha. Menyadari pentingnya hal tersebut, Waroeng Steak & Shake berusaha melibatkan pelanggan dengan cara-cara berikut.

1. Menanggapi umpan balik dari pelanggan

Waroeng Steak & Shake senantiasa melibatkan pelanggan dalam kegiatan usahanya, termasuk dalam mendengarkan saran ataupun keluhan mereka. Saat ada pelanggan yang tidak puas dengan produk atau layanannya, resto ini akan merespon hal tersebut dengan cepat sehingga pelanggan merasa kebutuhannya diprioritaskan.

Selain cepat tanggap dalam menangani keluhan, Darwoto juga tidak ragu untuk mendengarkan saran dari para pelanggan agar dapat meningkatkan produk dan layanannya. “Saya selalu mengarsip komentar-komentar netizen,” kata Darwoto.

2. Menjalin komunikasi intens dengan pelanggan

Menurut Darwoto, loyalitas pelanggan baru bisa terbentuk dengan cara membuat mereka jatuh cinta terhadap produk dan layanannya. Oleh karena itu, memberikan pelayanan terbaik saat ada pelanggan baru yang berkunjung ke outlet Waroeng Steak & Shake menjadi sebuah keharusan.

Sementara itu, untuk mempertahankan pelanggan lama, resto ini menjalin komunikasi intens dan selalu siap menanggapi saran dan keluhan pelanggan melalui WhatsApp Customer Service.

“Kami punya customer service by WA. Ketika ada pelanggan lama yang mengalami ketidakpuasan terhadap produk maupun pelayanan, itu kita langsung melakukan handling saat itu juga,” tutur Darwoto.

Baca juga: Gaet Pelanggan Setia dengan 7 Cara Meningkatkan Kualitas Layanan Ini

3. Menggunakan sistem pembayaran nontunai

Salah satu kebutuhan pelanggan di era cashless society adalah sistem pembayaran nontunai. Untuk itu, usaha ini pun berupaya menjawab tantangan sekaligus kebutuhan pelanggan dengan menerapkan sistem pembayaran digital.

Saat ada pelanggan yang menyarankan penggunaan layanan pembayaran GoPay misalnya, Waroeng Steak & Shake langsung melakukan riset data untuk mengetahui potensi penggunaan metode pembayaran tersebut.

“Kami memutuskan untuk memakai GoPay karena memang ada beberapa pelanggan yang minta, secara offline menyampaikan ke kasir. Kemudian, kami juga mendata setiap komentar di posting-an kami itu ada ‘pakai GoPay, pakai GoPay’!” ungkap Darwoto terkait keputusan Waroeng Steak & Shake untuk menggunakan layanan Gojek yang satu ini.

4. Memberikan promo atau giveaway

Promo atau giveaway merupakan strategi marketing yang rutin dilakukan. Selain bisa meningkatkan loyalitas pelanggan, cara ini juga terbilang efektif untuk memperluas jangkauan usaha dan meningkatkan penjualan.

Darwoto melihat rata-rata orang Indonesia senang dengan promo dan cenderung akan secara sukarela mempromosikan kembali produk atau layanan yang didapatnya kepada orang lain sehingga makin banyak orang yang mengenal Waroeng Steak & Shake dari pelanggan loyalnya.

Salah satu media promosi yang digunakan dalam menjalankan strategi marketing ini adalah dengan memanfaatkan Rekomendasi Promo GoPay. Fitur ini memungkinkan para pemilik usaha untuk membuat sendiri atau memilih langsung promo GoFood & GoPay sesuai kebutuhan usaha.

Baca juga: 5 Cara Meningkatkan Kepuasan Pelanggan dengan Promo


Pengalaman Waroeng Steak & Shake Saat Menggunakan GoPay

“Kita mulai gencar pakai itu (GoPay) tahun 2018,” ucap Darwoto. 

Lebih lanjut, ia juga mengungkapkan bahwa ada beberapa keuntungan yang diperoleh Waroeng Steak & Shake setelah menggunakan layanan Gojek, di antaranya:

1. Lebih praktis dan aman

Setelah menggunakan layanan GoPay, kegiatan pembayaran Waroeng Steak & Shake cenderung lebih praktis dan aman karena tidak perlu menerima banyak uang tunai yang berpotensi memicu tindakan kriminal, seperti pencurian atau pemalsuan.

2. Pelanggan bertambah banyak

Setelah menerapkan sistem pembayaran nontunai, tingkat penjualan Waroeng Steak & Shake pun meningkat. Menurut Darwoto, hal ini disebabkan oleh tren cashless society yang menjadikan orang-orang memilih tempat yang juga menerima pembayaran digital.

3. Kegiatan usaha lebih efektif dan efisien

Setelah menggunakan GoPay, waktu dan tenaga karyawan yang sebelumnya habis untuk setor dana omzet ke bank, kini bisa dialokasikan untuk menjalankan aktivitas usaha karena data transaksi bisa diperoleh secara real-time melalui aplikasi.

Saat pertama kali mendaftar layanan Gojek, Darwoto mengaku tidak kesulitan sama sekali karena pihak GoPay kooperatif dan aktif membantu Waroeng Steak & Shake.

“Nggak ada kendala sih kalau di pendaftaran GoPay itu,” tutup Darwoto.

Itulah kisah Waroeng Steak & Shake dalam mendongkrak kreativitas di bidang kuliner sekaligus mengembangkan usahanya bersama layanan Gojek dan pembayaran GoPay. Menarik, ya?

Jika Anda juga ingin mengembangkan strategi marketing layaknya usaha kuliner ini, yuk gunakan layanan GoPay dan ikuti program Rekomendasi Promo GoPay yang bisa diakses melalui GoBiz!

Aplikasi super ini bermanfaat untuk memudahkan Anda dalam mengelola pesanan, menerima pembayaran nontunai, mengelola usaha, dan mengakses pendanaan modal.

Apakah artikel ini bermanfaat?

Read more about:

Artikel Terkait

Tian Sen Reflexology & Acupressure Bocorkan 3 Strategi Bisnis JasaSaat Pandemi

Tian Sen Reflexology & Acupressure adalah usaha jasa yang bergerak di bidang selengkapnya

7 Strategi Promosi Produk untuk Tingkatkan Penjualan

7 Strategi Promosi Produk untuk Tingkatkan Penjualan – Strategi promosi produk selengkapnya