GoBiz logo Daftar Login

Pusat Pengetahuan

Menata Warung Sembako Kecil Agar Ramai, Ini 6 Caranya

Bagaimana cara menata warung sembako kecil? Warung sembako pada umumnya menjual beragam produk, hingga tanpa disadari tiap sudutnya selalu dipenuhi barang.

Agar tidak terkesan sempit dan bisa menarik lebih banyak pembeli, simak cara menata warung sembako kecil berikut ini!

Baca juga: 7 Fungsi Laporan Keuangan untuk Usaha Anda


Tips Menata Warung Sembako Kecil

1. Kelompokkan barang sesuai kategori

Cara menata warung sembako kecil yang pertama adalah dengan mengelompokkan barang sesuai kategori. Menata barang sesuai kategori akan memudahkan pelanggan saat mencari produk yang mereka inginkan.

Misalnya, Anda bisa mengumpulkan aneka merek beras di satu sudut. Kemudian di sebelahnya diberi tempat untuk menyimpan aneka tepung. Keduanya diletakkan pada sudut yang sama karena sama-sama merupakan bahan kering. Lalu, bagian rak digunakan untuk menampilkan produk peralatan mandi seperti sabun dan sampo.

2. Susun barang dengan rapi

Pastikan barang yang Anda jual tersusun dengan rapi. Anda bisa memanfaatkan rak atau gantungan untuk menampilkan produk. Untuk warung sembako kecil, sebaiknya susun barang dengan arah vertikal. Model penyusunan vertikal akan memaksimalkan ruang yang tersedia sehingga barang yang ditampilkan pun lebih banyak.

Selain itu, tampilan vertikal juga memudahkan pembeli untuk menemukan produk yang diinginkan. Untuk tampilan yang lebih menarik, Anda bisa menggunakan rak dengan ketinggian yang berbeda-beda. Alternatif lain adalah dengan menambahkan gantungan untuk memajang produk yang ringan seperti produk bumbu kemasan.

Baca juga: Apa Itu Laporan Kegiatan Usaha: Pengertian, Manfaat, dan Struktur

3. Maksimalkan bagian dinding perlu diterapkan saat menata warung sembako kecil

Jangan lupa juga untuk memaksimalkan bagian dinding warung. Hindari menggunakan cat dinding warna gelap. Ini karena warna gelap akan membuat warung kecil terlihat semakin sempit. Pilihlah warna yang cerah dan menarik seperti kuning atau biru muda. Anda juga bisa menambahkan cermin di beberapa bagian untuk menampilkan kesan ruang yang lebih luas.

Selain menggunakan warna yang cerah, tambahkan juga rak di dinding warung. Penambahan rak di dinding akan menambah ruang penyimpanan tanpa membuat warung Anda terlihat semakin sempit.

4. Tempatkan barang yang paling laris di bagian dalam warung

Tips menata warung sembako kecil berikutnya berhubungan dengan penempatan barang. Sebaiknya, barang yang paling laris diletakkan di bagian dalam warung.

Mengapa demikian? Penempatan barang yang laris di bagian dalam warung akan membuat barang lain ikut terlihat oleh pembeli. Lebih banyak barang yang dilihat pembeli, maka semakin besar pula peluangnya untuk dibeli. Sebaliknya, jika barang yang paling laris diletakkan di bagian depan warung, maka pembeli cenderung tidak akan melihat produk lain.

Penataan barang juga harus disesuaikan dengan tanggal kedaluwarsa produk, ya. Letakkan produk yang masa kedaluwarsanya sudah dekat di bagian depan. Sedangkan produk yang baru diterima dari distributor bisa diletakkan setelahnya.

Baca juga: Cara Membaca Laporan Keuangan Neraca dan Bedanya dari Laporan Arus Kas

5. Tiru penataan minimarket

menata warung sembako kecil 003

Trik menata warung sembako kecil yang paling mudah adalah dengan meniru penataan minimarket. Penataan produk di minimarket selalu rapi dan mengikuti kategori produk untuk memudahkan pembeli.

Selain itu, produk juga ditata sesuai dengan harganya. Produk yang harganya lebih tinggi diletakkan sejajar dengan garis pandang. Sedangkan, produk yang lebih murah diletakkan di bagian bawah rak. Pola penataan seperti ini akan membuat pembeli nyaman berbelanja di warung Anda. Sebab, mereka tidak kesulitan untuk mencari barang yang dibutuhkan.

6. Siapkan gudang penyimpanan barang ketika menata warung sembako kecil

Terakhir, jangan lupa untuk menyiapkan gudang penyimpanan barang. Ada baiknya jika tempat penyimpanan barang tidak dijadikan satu dengan tempat memajang barang. Sebab, penataan seperti itu akan membuat warung terlihat berantakan dan terkesan lebih sempit.

Apabila Anda memang tidak memiliki ruang untuk dijadikan gudang, bagilah area warung menjadi dua bagian: area penjualan dan area penyimpanan. Ukurannya bisa 50/50, 60/40, atau 70/30, sesuaikan saja dengan kebutuhan. Beri sekat pembatas untuk memisahkan keduanya. Anda bisa memanfaatkan rak besi besar sebagai sekat. Selain berfungsi sebagai pembatas, rak tersebut juga bisa menjadi tempat menyimpan barang.

Dengan mengikuti cara di atas, menata warung sembako kecil agar terlihat lebih lapang bukan lagi sekadar impian. Ingin lebih banyak tips yang berhubungan dengan pengelolaan UMKM? Yuk, daftar komunitas partner GoFood (KOMPAG). Di KOMPAG, Anda dapat menjalin relasi dengan sesama pelaku bisnis UMKM. Jadi, lebih banyak relasi dan ilmu yang bisa didapat. Tunggu apa lagi?

Apakah artikel ini bermanfaat?

Read more about:

Artikel Terkait

Modal Usaha adalah Fondasi Awal Bisnis. Ini 8 Cara Mendapatkannya

Mendapatkan modal usaha adalah hal penting bagi calon pengusaha. Di tengah keadaan selengkapnya

Indikator Kepuasan Pelanggan, Ada 5 Hal yang Perlu Diketahui

Indikator kepuasan pelanggan adalah ukuran yang digunakan untuk mengetahui puas atau selengkapnya