GoBiz logo Daftar Login

Pusat Pengetahuan

4 Tips Penting Memilih Kursus Barista untuk Usaha Kedai Kopi

Industri kedai kopi di Indonesia terus mengalami peningkatan yang positif. Per Agustus 2019 lalu, jumlah kedai kopi di Indonesia tercatat sudah mencapai lebih dari dari 2.950 gerai. Jumlah ini meningkat hampir tiga kali lipat dari tahun 2016, yang saat itu baru mencapai kurang lebih 1.000 gerai.

Hasil penelitian TOFFIN Indonesia bahkan memperkirakan bahwa nilai pasar usaha kedai kopi di Indonesia bisa mencapai Rp4,8 triliun per tahunnya. Hasil hitungan ini didapatkan dari jumlah gerai kedai kopi yang terdata, dengan perkiraan rata-rata penjualan dari tiap gerai adalah 200 gelas per hari dan harga per gelasnya Rp22,000.

Melihat pesatnya pertumbuhan industri kedai kopi di Indonesia, perlahan profesi di industri ini pun mulai banyak dilirik. Salah satu profesi paling krusial adalah barista, yang bertugas meracik dan menyajikan kopi. 

Jika Anda berniat serius menggeluti usaha kedai kopi karena memang memiliki ketertarikan sendiri pada dunia kopi dan barista, mengikuti kursus bisa sangat bermanfaat.

Inging kursus barista untuk usaha kedai kopi Anda?

Pernah melihat atau bertemu dengan barista yang begitu ahli dalam meracik kopi atau membuat latte art yang sempurna? Keahlian tersebut didapatkan dari proses belajar, latihan, dan dedikasi yang tinggi. Itulah kenapa bergabung dengan kursus barista sangat direkomendasikan jika Anda memang berniat untuk menekuni profesi tersebut. Terlebih, profesi barista lebih dari sekadar membuat latte art mengingat ada banyak aspek penting dalam pembuatan kopi.

Barista yang ideal adalah barista yang mampu memahami standar dalam industri kopi, mulai dari aneka metode brewing, penggunaan alat untuk membuat kopi, suhu yang tepat dalam pembuatan kopi, dan sebagainya.

Melalui kursus barista juga, Anda akan memiliki kesempatan untuk membangun koneksi dengan para ahli dan sesama pencinta kopi. Sama-sama memiliki passion terhadap kopi, mereka akan mendorong Anda untuk menjadi seorang barista yang terus melampaui ekspektasi. Pada akhirnya, Anda pun akan menjadi bagian dari suatu komunitas yang mendukung satu sama lain.

Tips memilih tempat kursus barista

Sudah membulatkan niat dan tekad untuk mengikuti kursus barista? Sekarang saatnya Anda memilih tempat kursus barista terbaik sesuai kebutuhan. Ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan. Jangan sampai uang yang Anda keluarkan jadi sia-sia karena salah memilih tempat.

1. Cari tahu kualifikasi pengajar atau trainer

Anda mengikuti kursus barista karena ingin mendapatkan ilmu terbaik soal industri kopi. Oleh sebab itu, pastikan tempat kursus memiliki pengajar atau trainer yang memang mumpuni dan berkualifikasi baik, misalnya adalah mereka yang masih aktif bekerja di kafe atau baru memulai kedai kopi

Karena masih aktif menjadi barista, mereka pun tahu praktik dan tren terkini yang ada di industri kopi. Akan lebih baik juga jika trainer di tempat kursus sudah mengantongi sertifikat Authorised SCAE Trainer (AST). Artinya, trainer tersebut sudah terbukti mempunyai skill yang mumpuni di bidang barista.

Selama kursus barista berlangsung, Anda juga bisa bertanya tentang hal-hal seputar industri kedai kopi kepada pengajar. 

Contohnya seperti sudah berapa lama mereka bergelut di industri ini, tantangan yang biasanya dihadapi, hingga alasan mereka tertarik mendalami dunia kopi. Jawaban dari mereka bisa menjadi insight tambahan bagi Anda untuk bekal ilmu sebagai barista profesional.

2. Format kursus barista yang ditawarkan

Beda tempat kursus, maka biasanya bakal berbeda pula format training yang ditawarkan. Itulah kenapa Anda perlu mengetahuinya terlebih dahulu untuk memastikan kecocokannya dengan kebutuhan Anda.

Sebelum resmi bergabung, cari tahu terlebih dahulu berapa lama proses training barista akan berlangsung. Tanyakan pula tentang format pengajarannya; apakah hanya berbentuk demonstrasi atau peserta bisa ikut praktik. 

Lalu, terkait materi, Anda juga berhak menanyakan secara umum metode atau teknik apa saja yang akan diajarkan. Dari sini, Anda bisa menilai apakah kurikulum yang diterapkan sudah up-to-date dengan tren terkini atau belum.

3. Pertimbangkan materi yang akan didapatkan

Bukan cuma format kursus barista yang ditawarkan secara berbeda, tapi juga materi kursus itu sendiri. Kalau memang Anda benar-benar berniat mendalami industri kopi dan menggeluti karier sebagai barista secara profesional, sebaiknya pilih tempat kursus yang menawarkan materi secara lengkap. Berikut beberapa contoh materi yang penting untuk Anda pelajari:

  • Belajar melayani pelanggan

Menjadi seorang barista yang bergelut dengan kopi, tentunya Anda perlu memahami seluk beluk tentang kopi. Melalui materi ini, calon barista akan belajar tentang asal-usul kopi sejak di Ethiopia hingga bisa menjadi komoditas seperti sekarang.

Dari materi ini jugalah Anda akan belajar tentang proses penanaman kopi, pemetikan, pengeringan, pemanggangan, hingga kopi bisa dikonsumsi sebagai minuman. Setelah memahami lebih dalam tentang industri kopi, diharapkan Anda bisa menentukan di area mana Anda ingin mengembangkan skill sebagai barista.

Apakah artikel ini bermanfaat?

Read more about:

1 2

Artikel Terkait

[Panduan JAGA] G: Gunakan Fitur Kelola Pegawai di GoBiz untuk melindungi data usaha Anda

Keamanan usaha Anda adalah prioritas kami. Panduan JAGA merupakan upaya Gojek untuk selengkapnya

Lindungi Data Usaha dengan Fitur Kelola Pegawai di Aplikasi GoBiz versi 3.19

Tahukah Anda? Keamanan data sensitif usaha Anda, seperti total pendapatan, rincian selengkapnya