GoBiz logo Daftar Login

Pusat Pengetahuan

Strategi Kenalkan Ciri Khas Resto dari Anggota KOMPAG

Banyak cara mudah untuk mengenali seseorang, misalnya dengan ciri khas bicaranya, postur tubuhnya, atau gayanya berjalan. Namun, apakah ciri khas ini dapat digunakan pada suatu resto dan usaha makanan? 

Pada dasarnya, ciri khas makanan dari suatu brand merupakan bentuk dari persepsi orang-orang terhadap usaha Anda. Ciri khas atau brand identity tidak hanya dalam bentuk logo, lambang, atau desain saja, tapi juga cara pandangan konsumen lah yang membangun identitas brand tersebut. Oleh karena itu, diperlukan cara khusus untuk menyampaikan ciri khas makanan Anda agar dapat dikenal, dipahami, dan selalu diingat oleh konsumen. 

Nah, kali ini Resto Nasi Tutug Oncom akan membagikan strategi mengenalkan ciri khas resto Anda kepada konsumen ala Anggota KOMPAG. Mau tahu strateginya? Yuk, simak infonya!


Kenalan dulu, yuk, dengan Resto Nasi Tutug Oncom!

Memutuskan keluar dari tempat kerja sebelumnya, Luthfi mulai mencari penghasilan dengan membuka usaha dan bekerja sampingan sebagai driver ojek online. Setelah melalui banyak pertimbangan jenis produk yang ingin dijual, akhirnya Luthfi memilih untuk menjual menu makanan nasi tutug oncom. Makanan yang belum banyak dijual dipasaran menjadi salah satu alasan Luthfi memilih menu ini. 

Sayangnya, alasan tersebut juga menjadi salah satu kelemahan nasi tutug oncom kurang memiliki peminat. Hal ini disebabkan karena tidak banyak orang yang sudah mencoba makanan ini. Meskipun begitu, kesulitan ini hanya berlangsung selama setahun di awal masa penjualan, karena di tahun kedua, resto Luthfi ini mulai berkembang dan berhasil memiliki banyak pelanggan setia. Tak tanggung-tanggung, resto yang menyajikan sajian khas Sunda ini bahkan kini berhasil memiliki 2 cabang besar yang berlokasi di Kota Bandung. 

Menurut Luthfi, perkembangan yang ia dapat tidak lepas dari peran GoFood dan GoBiz dalam mengelola operasional restonya. Dengan GoFood, resto Nasi Tutug Oncom menjadi lebih mudah memasarkan dan menjangkau lebih banyak pelanggan. Dirinya juga mengakui, bahwa GoFood sangat membantu dalam menarik pelanggan untuk mencoba memesan hingga memutuskan berlangganan. Untuk operasional, Luthfi pun merasa lebih mudah melihat laporan semua pesanan yang dilakukan secara online dan offline melalui aplikasi GoBiz. Laporan tersebut juga dapat dapat membantu Luthfi untuk menganalisis penjualan dan menu apa saja yang paling banyak dipesan melalui aplikasi. Dengan keuntungan ini pula yang membuat Luthfi lebih mudah membuat strategi penjualan di restonya. 

Di awal Luthfi mendaftarkan restonya di GoFood, penjualan yang didapat memang tidak banyak. Hal ini disebabkan karena kurangnya peminat dari menu makanan ini. Namun memasuki tahun kedua, pesanan secara online pun mulai meningkat. Keuntungan penjualan inilah yang membuat resto Luthfi mengalami banyak perkembangan hingga berhasil membuat cabang baru di area Antapani dan Panyileukan. 

Keberhasilan itu pun mendorong Luthfi untuk bergabung di Komunitas Partner GoFood atau biasa disebut dengan KOMPAG. Setelah menjadi anggota KOMPAG Bandung membuat Luthfi aktif menghadiri berbagai acara offline dari KOMPAG. Aktivitas tersebut juga membuat dirinya menjadi memiliki lebih banyak pengetahuan hasil dari diskusi dan sharing ilmu bersama para Mitra Usaha lainnya. Selain ilmu tersebut, berkumpul dengan para Mitra Usaha lainnya juga membuat Luthfi memiliki banyak relasi dalam berbagi informasi terkait usaha di Bandung.


Strategi Kenalkan Ciri Khas Resto ala Nasi Tutug Oncom

Menjual menu makanan yang belum banyak diketahui oleh banyak orang menjadi ciri khas makanan unik sehingga lebih mudah diingat konsumen. Meskipun begitu, ciri khas makanan ini tidak hanya tentang menu makanannya saja, lho. Mitra Usaha juga harus membangun brand awareness kepada pelanggan tentang menu yang Anda jual. Oleh karena itu, diperlukan strategi agar pelanggan dapat mengingat ciri khas resto Anda sehingga memutuskan untuk menjadi pembeli setia. Berikut strategi kenalkan ciri khas resto Anda ala Nasi Tutug Oncom: 

1. Buat kemasan khusus untuk brand Anda

Anda dapat membuat dan mendesain sendiri kemasan yang akan digunakan. Jika Anda bingung dengan desain yang ingin dibuat, Anda bisa cukup dengan menuliskan logo, lambang, atau nama brand Anda pada kemasan tersebut. 

Baca juga: 6 Tips Bagaimana Cara Mendesain Kemasan Produk Agar Menarik

2. Memberikan diskon untuk pelanggan di aplikasi

Untuk menarik perhatian pelanggan, Anda bisa memberikan diskon kepada pelanggan baru maupun pelanggan setia Anda. Khusus untuk pelanggan baru, Anda bisa memberikan potongan harga lebih besar dengan beberapa pilihan promo di GoBiz. 

3. Berikan diskon hanya untuk menu tertentu

Meskipun bisa membuat banyak pelanggan senang karena terdapat diskon, namun memberikan diskon pada semua menu ternyata tidak dianjurkan, lho. Anda cukup pasang hanya untuk menu tertentu saja, agar dapat menarik perhatian pelanggan. 

4. Promosikan produk Anda dengan GoAds 

Tidak hanya pasang promo saja, tapi Anda juga disarankan mempromosikan produk Anda menggunakan GoAds. Buat deskripsi menu yang unik namun tetap jelas agar pelanggan tertarik. Jangan lupa untuk melakukan evaluasi dan pantau performa iklan dan promo Anda melalui GoBiz. 

5. Buat variasi menu yang unik

Jika Anda menjual jenis makanan yang memiliki banyak pesaing, Anda dapat mencoba membuat variasi menu baru untuk mencegah pelanggan bosan dengan produk Anda. Dengan cara ini juga dapat membuat resto Anda lebih mudah diingat dengan keunikannya. 

Nah, itulah tips dari Pak Luthfi selaku pemilik resto Nasi Tutug Oncom yang kini sukses mengenalkan ciri khas makanannya kepada pelanggan. Bagaimana dengan Anda, siap untuk mulai membangun ciri khas resto Anda? 
Bagi Anda yang mau tahu strategi dan tips menarik lainnya untuk mengembangkan resto, yuk, gabung ke Komunitas Partner GoFood (KOMPAG) sekarang! Banyak materi edukasi serta kemudahan berjejaring dengan sesama pengusaha kuliner se-Indonesia, lho!

Apakah artikel ini bermanfaat?

Read more about:

Artikel Terkait

Cerita CUAN: The Self Studios, Laris Karena Customer Lebih Bebas Berfoto

Bisnis tidak akan berkembang tanpa pelanggan. Bagi bisnis yang baru dirintis, mendapatkan selengkapnya

Cerita CUAN: Di Bawah Pohon Barber & Shop, Layanan Berkelas, Pelanggan Puas

Bisnis barbershop kian ramai pemainnya akhir-akhir ini. Di mata konsumen, hal ini tentu selengkapnya