GoBiz logo Daftar Login

Pusat Pengetahuan

Apa itu Toko Retail? Berikut Penjelasan Lengkapnya

1. Berdasarkan skala usaha

Berdasarkan skalanya, retail ini dibagi menjadi dua jenis yakni retail besar dan retail kecil. Untuk kategori retail besar ialah sebuah toko atau pengecer yang menyediakan barangnya dalam jumlah besar. Jika mengacu pada kategori retaill seperti dijelaskan di atas, maka yang termasuk pada kategori ini adalah supermarket, hypermarket, dan department store.

Sementara itu, untuk skala toko retail kecil biasa disebut juga dengan pengecer tradisional. Dari kapasitasnya, jumlah barang yang dijual biasanya jumlahnya kecil.

Toko retail kecil ini masih dibagi lagi yakni retail kecil berpangkal dalam hal ini di antaranya adalah kios maupun pedagang yang menetap. Sedangkan untuk retail kecil tidak berpangkal adalah retail yang tidak menetap dan cenderung menjajakan produknya secara berkeliling ataupun door to door.

2. Berdasarkan tipe kepemilikan

Kemudian untuk tipe kepemilikan retail, masih dibedakan lagi menjadi tiga kategori yakni independent retail firm, waralaba, dan corporate chain. Kategori independent retail firm merupakan bisnis retail yang dikelola secara mandiri tanpa adanya afiliasi atau penggabungan dengan toko lainnya. Bisnis retail dalam hal ini bisa dicontohkan dengan yang dikelola oleh pihak koperasi.

Kategori kedua atau waralaba merupakan toko retail yang dioperasikan secara mandiri, namun di sisi lain dari status kepemilikannya terdapat sebuah perusahaan induk. Aturan yang berlaku pun mengikuti aturan perusahaan induk.

Di Indonesia, waralaba ini biasanya dapat ditemui pada sistem kepemilikan retail makanan. Sedangkan yang ketiga atau corporate chain  lebih mengacu pada kepemilikan retail yang berdasarkan grup sebuah perusahaan besar. Grup ini terdiri dari beberapa kelompok maupun individu pemegang saham usaha tersebut.

3. Berdasarkan produk yang dijual

Kini, Anda pun perlu mengetahui jenis bisnis retail berdasarkan kategori produk yang dijual. Dalam kategori ini produk yang dijual terbagi menjadi dua jenis yakni service retailing dan product retailing. Service retailing merupakan bisnis retail dimana produk yang dijual berupa jasa atau layanan.

Adapun yang termasuk dalam kategori servis ini adalah rented goods service, owned goods service (layanan jasa perbaikan seperti bengkel resmi perusahaan otomotif), dan non-goods service yang menawarkan jasa personal di bidang profesi tertentu.

Sementara itu, kategori kedua adalah product retailing yang berfokus pada penjualan produk dan barang. Adapun beberapa retail yang masuk kategori ini di antaranya adalah toserba, food and drug retailer yang khusus menawarkan produk berupa obat-obatan dan makanan, dan convenience store merupakan retail berbentuk swalayan mini dan menjual produk kebutuhan sehari-hari.

4. Berdasarkan teknik pemasaran

Apabila dilihat dari segi teknik pemasaran, toko retail ini memiliki dua jenis teknik pemasaran yang kerap digunakan. Teknik pertama adalah in-store retailing yakni penjualan maupun transaksi pembayaran dilakukan secara langsung di sebuah gerai dan warung.

Cara seperti ini biasanya dapat ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Keuntungan dari in-store retailing, pelanggan dapat melihat barang yang akan mereka pilih dan mudah.

Read more about:

1 2 3 4

Artikel Terkait

Pelaku Usaha Kuliner Wajib Gunakan Bahan Dasar Makanan yang Aman dan Berkualitas, Bagi yang Melanggar Ada Hukumannya!

Memastikan keamanan bahan makanan (food safety) merupakan salah satu kunci dalam meraih selengkapnya

Tips Menjadi UMKM yang Cakap Digital dan Paham Pelindungan Data Pribadi

Halo, teman-teman Mitra Usaha! Kalian tau gak sih, angka jumlah pengguna internet di selengkapnya